muslim doctor’s site

December 9, 2007

ALQURAN sebagai Asy-Syifa

Filed under: Uncategorized — dokterqyu @ 10:50 pm

Jika dilihat lebih jeli, ternyata stressor yg dapat menyebabkan seseorang terkena gangguan psikiatri adalah hal-hal yang telah diperingatkan dalam Islam. Seseorang yang mengalami waham kebesaran (suatu pikiran yang tidak dapat diubah bahwa dirinya mempunyai kehebatan  yang tak dapat ditandingi oleh siapa pun. Ex: merasa paling cantik sedunia, merasa  paling kaya sedunia, dll) memang ternyata punya riwayat yang berkaitan dengan waham yang timbul. Misalnya sebelumnya pasien terebut adalah orang yang secara ekonomi sangat kekurangan dan dikejar-kejar hutang sehingga mengalami gangguan jiwa, atau seseorang yg ingin jadi artis tapi tidak berhasil.

Kesemua waham itu menggambarkan adanya keinginan yang tertekan (waham kebesaran), rasa rendah diri (waham rendah diri), rasa bersalah (waham berdosa), dan tidak adanya perlindungan (waham dikejar). Adapun waham cemburu dapat diakibatkan oleh perasaan tidak tenang terus menerus karena prasangka yang begitu besar.

Perilaku obsesis-kompulsif juga dapat diakibatkan oleh perasaan yang tidak tenang karena suatu hal yg sebenarnya tidak “seberat” seperti yang dipikirkan, misalnya seorang pasien mula-mula mempunyai gejala obsesif kompulsif dalam belajar, ia merasa tidak tenang jika belum bisa menghapal plek satu buku (sampai-sampai hal-hal tidak penting juga dihapal) karena sangat takut jika mendapet nilai jelek. Juga ada perilaku obsesif-kompulsif yang menyebabkan seseorang berwudhu berkali-kali karena merasa wudhunya belum sempurna.

Jika konsep ikhtiar dijalankan dengan baik,sebenarnya seseorang tidak perlu merasa cemas dengan segala hal dalam kehidupannya, karena yang Allah nilai adalah proses atau usahanya, tentang bagaimana hasil atau diterima/tidaknya ibadah adalah urusan Allah.

Tawadhu’ (rendah hati), Qanaah (merasa cukup dengan rizki Allah), rasa syukur, husnudzon (prasangka baik), sabar, dan banyak sifat yang disebutkan dalam Al Quran jika diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, Insya Allah seorang manusia tidak akan mengalami gangguan-gangguan kejiwaan.

  Subhanallah, Al-Quran adalah Asy-syifa, obat dari penyakit-penyakit jiwa pada manusia… tapi sayang sebagian besar manusia tak menyadarinya…

Wallahu a’lam bishshowab

Obat puskesmas hati

Filed under: Uncategorized — dokterqyu @ 10:49 pm

-         asam manfaat

untuk menghilangkan rasa sakit hati karena disakiti oranglain. Mempunyai banyak manfaat seperti analgesic (menghilangkan nyeri hati) dan antiinflamasi (anti radang) di hati anda.

-         Antasud

Diberikan bersama asam manfaat. Antasud mengandung ekstrak Antasudimaapin yang dapat menetralkan asam-asam di hati karena sakit hati dengan orang lain. Jika antasudimaapin dapat diserap oleh lambungjiwa anda maka sakit-sakit hati yang selama ini terjangkit pada diri anda dapat hilang dengan mudah.

-         GB (Glyseril Buayacolat)

Digunakan pada penderita batuk-batuk berdehem bila lihat cewek cantik. GB harus segera diberikan pada saat serangan terjadi.mengandung mikirlitik yang dapat menghilangkan pikiran2 yang tidak pada tempatnya.

-         Vit.C (cinta)

Sebagai antioksidosan yang murah dan mudah didapatkan, vit.C sangat dianjurkan untuk mencegah berbagai penyakit, terutama penyakit yang disebabkan oleh virus2 hati. Virus dapat dengan mudah menyerang tubuh kita apabila imun iman sedang berada dalam kondisi lemah atau tidak stabil. Virus2 hati yang dapat menimbulkan rasa benci, dendam, hasud dan khianat sebenarnya dapat dengan mudah dihindari bila imun iman kita bagus. Oleh karena itu mengkonsumsi Vit.Cinta Ilahi secara teratur  dapat mencegah kita dari penyakit 2 virus hati.

-         ASyukurvir

Antiviral ini dengan efektif dapat memotong replikasi dengkyvirus yang memang akhir2 ini banyak menjangkiti manusia. Dengan Asyukurvir..dengkyvirus tak akan dapat bertahan hidup lama di tubuh anda.

-         CTM (come to Me)

Mengatasi segala macam alergi terhadap alergen2 duniawi. CTM dengan mudah dapat menghilangkan rasa gatal, pedih dan kemerahan di kulit jiwa anda. Efek samping: dapat menyebabkan efek terlelap dalam kasih sayangNya.

-         Dosamethason

Mengandung kortikoserahdiri yang dapat meminimalisir inflamasi (meradangnya) dosa-dosa anda. Digunakan ketika anda mengalami inflamasi dosa yang hebat dan berat. Diminum 1x sehari saja di 1/3 malam terakhir.

-         Neurotropik

Mengandung vit. B1 (beriman), B6(banyak beramal, banyak berinfaq, belajar bersimpati)  dan B12 (bikin banyak kebajikan, berusaha rajin berpuasa, biasakan bertawadhu,tidak bosan bersabar, menebar berkasihsayang ). Dapat mengasah neuron2 anda agar lebih peka terhadap sekeliling anda.

-         Amuksilin

Antinarkoba yang dapat mencegah mengamuknya pecandu2 narkoba yang dapat merugikan manusia lainnya dan dirinya sendiri.

-         Adoanalin injeksi

Mencegah terjadinya syok anafilaksis akibat depresi karena keinginan anda yang tidak tercapai. Dengan adoanalin injeksi yang langsung disuntikkan ke pembuluh darah anda untuk menuju Sang pencipta doa-doa anda akan terkabulkan. Obat ini harus rutin digunakan dengan dosis yang maksimal.

-         Healthy life style

Perilaku yang sehat dapat menghindarkan anda dari segala penyakit hati. Oleh karena itu biasakan bergaya hidup sehat dengan melakukan 5wajib4sempurna setiap harinya. Wajib shalat 5 waktu plus sempurnakan dengan ibadah2 sunnah (puasa, shalat sunnah, qiyamul lail, tilawah)

Analogi Indonesia dan sel

Filed under: Uncategorized — dokterqyu @ 10:49 pm

Jika kita membicarakan apa saja masalah manusia yang ada di dunia ini sepertinya tidak akan pernah habis dibahas sangking banyaknya (bahasa kerennya “problematika ummat”). Hebatnya manusia itu jago banget jika diminta untuk memaparkan permasalahan yang ada. Apalagi orang indonesia, dalam diskusi-diskusi di media massa pasti jika diminta untuk memaparkan apa aja kejelekan bangsa ini…wuih pasti langsung bisa menyebutkannya dengan lancar. Namun, apakah semua itu hanya retorika? Hanya kata-kata tanpa wujud pelaksanaan yang nyata?

ada snalogi yang menarik. Bagai tubuh manusia yang mempunyai bagian terkecil yang bernama sel, kumpulan sel membentuk jaringan, kumpulan jaringan membentuk organ dan kumpulan organ membentuk sistem.

sebelum membahas mengenai sistem yang BAIK dan BENAR, sel-sel pembentuk yang ada harus baik lebih dahulu. Mereka haruslah sel-sel yang sehat.
Ssel-sel (yang sifatnya mirip) itu saling
berjamaah dengan kelompok terkecilnya yaitu jaringan utk membentuk ikatan yang lebih kuat.
Jaringan-jaringan dengan karakteristik masing-masing yan berbeda tadi saling
berjamaah lagi membentuk ORGAN yang mempunyai fungsi lebih spesifik. Misalnya ada organ jantung, hepar, ginjal. Masing-masing mempunyai fungsi yang berbeda yang sama pentingnya.

Nah, walaupun mempunyai fungsi yang berbeda, masing-masing organ tersebut membentuk suatu sistem yang saling berkaitan, saling mengisi. Organ jantung bersama pembuluh darah membentuk SISTEM KARDIOVASKULER, nantinya juga dalam menjalankan fungsi-fungsinya. Kesemua sistem yang ada pasti akan saling berkaitan. bagaimana seorang manusia dapat hidup jika salah satu sistem hilang fungsinya? Memang ada organ vital dan organ primer dalam tubuh. Dimana organ sekunder mendukung sistem vital. Tidak akan sempurna fisik seorang manusia jika ada salah satu sistem atau organ yang tidak sempurna.

Rasul SAW juga telah menyebutkan tentang hal ini, bahwa setiap muslim bagaikan satu tubuh. satu bagian sakit maka bagian lain akan ikut sakit. Dapat dilihat bahwa ternyata penyataan Beliau adalah pernyataan yang ilmiah.

kembali ke “Problematika Ummat” diatas. Kita mengetahui jika bangsa ini memiliki begitu banyak masalah,masalah yangg datang seakan tidak pernah berhentii dan mencakup segala aspek kehidupan. Ekonomi, pendidikan, kesehatan, sosial politi, dan moral bangsa ini masih mempunyai banyak PR untuk dibenahi.
sudah saatnya bagi kita, SEL PEMBENTUK BANGSA untuk menjadikan diri sebagai sel-sel yang sehat, yang bisa mengoptimalkan fungsinya sebagai manusia, sebagai
khalifah di muka bumi, yang diciptakan tidak lain hanya utk beribadah kepadaNya.
Sel-sel ini juga tidak akan bisa bertahan jika hanya ingin menjadi
satu sel hebat, namun mereka harus bersatu (beramal jamaii) dgn sel lain.
Negara ini tidak bisa bangkit oleh 1-2 orang hebat!!!

Dalam sel ada proses yang dinamakan APOPTOSIS alias sel yang bunuh diri. Banyak panyakit yg berawal dari sel-sel yang berapoptosis, yang pada akhirnya membuat fungsinya hilang dan berakhir dengan kematian. tidaklah mengherankan bila dalam suatu negara yang hebat dapat terjadi kehancuran seketika. Semua itu dapat dilihat bagaimana kualitas sel-sel pembentuk negara itu.

Tentang Indonesia…..bagaimana dgn sel-sel pembangun bangsa ini? Apakah akan berAPOPTOSIS sebelum menjadi sehat? layu sblm berkembang?
mungkin sama seperti istilah SEL-SEL yang FUTUR…………..

Na’udzubillah min Dzalik..

Jika orangtuamu sakit

Filed under: Uncategorized — dokterqyu @ 10:48 pm

Ada sekelumit kisah dari bangsal neuro/saraf….

Di sudut bangsal B1 saraf terlihat seorang pasien, wanita sepuh berumur 70an, terbaring lemah. Selang NGT tampak seakan berdesakan dengan selang oksigen di hidungnya. Disampingnya, dengan lembut seorang wanita berumur 40an mengelus rambut pasien itu..
Saya menghampiri mereka berdua utk memeriksa tanda vital sang pasien.

“alhamdulillah bu, tensi ne wes medun(alhamdulillah bu, tensinya sudah turun)
Ucap wanita berumur 40an itu dengan tangan yang tetap mengelus kepala wanita sepuh di sampingnya dengan penuh kasih sayang. Lalu ia mencium kening dan kedua pipi ibunya… lagi-lagi dengan lembut dan hati-hati, seakan takut jika ciumannya menyakiti sang ibu……


======
tiba2 dari arah yang berlawanan terdengar teriakan
“NGUYO NENG KENE WAE!!!!!”
Dengan pengetahuan bahasa jawa yang pas-pasan saya menebak-nebak kira-kira apa artinya…

hmmm “pipis disini aja?
“wonten nopo iki pak? ” (ada apa ini pak) saya bertanya pada bapak yang tadi berteriak
niki lho mbak, wong tuo ngeyel dikandani nguyo neng kene wae!!!! wes ono selang’e!!!” ora’ krungu iki mbak” (ini lho mbak, orangtua ngeyel, dikasitau pipis disini aja, ada selangnya!!! Tidak bisa dengar ini mbak”) kata si bapak sambil memegang kasar selang kateter.
Bapak ini terlihat sangat kesal dengan seorang kakek yang sudah sangat tua, Seorang pasien yang tak lain adalah orangtuanya sendiri. Pasien ini sedari tadi memang ingin turun dari tempat tidur dengan alasan ingin buang air kecil.
mbah, nguyo neng kene wae, wonten selang’e mbah.…” kataku pada si kakek menjelaskan bahwa telah dipasang selang kateter sehingga ia tak perlu ke kamar mandi untuk buang air kecil.
“selang’e ndi? tanya si kakek dengan suara yang lemah
neng isor mbah” lanjut saya agak dekat ke telinga sang kakek yang memang sudah kurang pendengarannya.

“WONTEN SELANG’E!!! NGUYO NENG KENE WAE!” tiba-tiba bapak tadi berteriak kencang dan membuat semua orang menoleh.
“maaf pak, jangan teriak-teriak disini, kasihan pasien yang lain” saya mengingatkan bapak itu bahwa bangsal ini adalah ruangan yang diisi lebih dari 10 pasien.
======

ffiuh, padahal dulu waktu si bapak masih kecil pasti sering buang air -bahkan- di pakaian si kakek tadi….dan pasti kakek itu tidak pernah kesal pada anaknya dan berujar:
“koe nguyo wae!!!! bapakmu iki kesel!!!anak cilik dikandani kok ngeyel!!!!!

“kamu pipis terus, bapakmu capek!! Anak kecil dikasitau kok ngeyel”

Semoga kita dapat terus memperlakukan kedua orang tua kita dengan baik…. dalam kondisi apapun…..

bapak bunuh anak?

Filed under: Uncategorized — dokterqyu @ 10:47 pm

Hari ini begitu banyak pasien gawat yang harus di konsulkan ke bagian anestesi yang akhirnya dikonsulkan lagi ke ICU. Di malam yang dingin itu, aku pun diutus ke ICU. Di ruangan bersih dengan lantai dan dinding putih, suara monitor bersahut-sahutan menciptakan suatu irama yang bergema di dalam hati. Pilu dan menyayat, seakan menyuarakan bisik hati para pasien yang terbaring lemah tak berdaya di atas tempat tidur mereka.

“wah, kamu lagi  yang datang, kalo ko-ass neuro datang pasti bawa berita tidak enak” kata residen anestesi tersenyum tipis penuh arti, agak sulit mengartikan sepenuhnya senyum bersimpul itu. Seperti desah keprihatinan bercampur lelah yang mengatakan “kenapa banyak sekali pasien dengan kondisi jelek hari ini?”
“he…”
aku hanya bisa mengangguk, sedikit letih.
“pasien apa?” katanya sambil menerima status pasien yang kubawa
suspek meningoencephalitis dengan impending gagal nafas, 17thn, GCS 4″ kataku mencoba memberikan informasi singkat yang mungkin sedikit menggambarkan apakah si pasien memenuhi syarat utk masuk ICU. Aku duduk disamping sang residen sambil melirik pasien di depanku yang dipenuhi kabel di tubuhnya, seakan berebut tempat dengan selang  -entah apa itu- yang masuk ke setiap celah tubuh ringkih itu.

Residen itu tampak berpikir sejenak, menulis sesuatu di status, lalu ia mengatakan bahwa  ICU sulit meng acc pasien untuk masuk. karena harapannya sangat tipis. ICU  lebih mendahulukan pasien lain yang “masih ada harapan untuk  diselamatkan”. Lagipula walaupun ada tempat di ICU, tapi ventilator (alat bantu nafas) yang dibutuhkan pasien ini tidak ada, semua telah dipakai pasien lain.

Sambil menunggu hasil konsulan, aku mengobrol dengan 2 orang perawat ICU. Seorang mas-mas yang ramah dan seorang ibu yang sedang hamil besar.
Setelah membicarakan tentang kehamian ibu perawat yang sudah lewat tanggalnya, si mas perawat bercerita, tentang di euthanasia nya seorang pasien oleh keluarganya sendiri.
Pasien, seorang pria 20 tahun yang mengalami CKB (cedera kepala berat) akibat KLL (kecelakaan lalu lintas). Dokter mengedukasi bahwa pasien membutuhkan alat bantu nafas dan pengawasan ketat alias masuk ICU. Setelah disetujui keluarga, pasien diobservasi, pasien dinyatakan impending MBO (mati batang otak=keputusan bahwa seorang pasien sudah meninggal). Namun masih harus diobservasi lagi beberapa jam sebelum dinyatakan meninggal. Pada prinsipnya pihak ICU masih mempertahankan pasien. Tapi keluarganya malah bilang :
ya udah pak, alatnya dicabut aja”
Pihak ICU mengira keluarga pasien tidak tega  melihat anaknya, olala…ternyata bapak si pasien mengaku bahwa di kampungnya telah diberitahukan jika  anaknya sudah meninggal, lubang kubur sudah digali, dan tetangga-tetangga sudah datang melayat”
“kan saya malu kalo ternyata ga meninggal” kata si bapak

gila, aneh banget ga sih tu bapak!!!

Ternyata si pasien sebelumnya mengalami gangguan jiwa, sering bolak-balik masuk RSJ, dan sering dianggap sebagai “pembawa sial” dalam keluarga
Karena  pihak keluarga memaksa akhirnya pihak ICU mempersilakan jika alat bantu pernafasan pasien dicabut (euthanasia pasif) dan si bapak pun mencabut alat bantu nafas anaknya…..dengan tangannya sendiri.

Pasien lain mau masuk ICU utk acc nya sangat sulit, ini diberikan  kesempatan malah mau euthanasia. Anehnya lagi dgn alasan “malu sama tetangga dan sanak saudara”
malu tuh ke Allah!!!!! ~sebel~

Pelan-pelan aku meninggalkan ruangan putih itu, diiringi suara bip-bip monitor bersahutan seakan mengiringi langkahku yang letih…

Letih karena mata ini sangat mengantuk

Dan letih jiwa ini mencoba mengerti betapa banyaknya manusia yang telah melupakanNya

Dipanggil “sus” atau “dok”?

Filed under: Uncategorized — dokterqyu @ 10:46 pm

“sus…..”
Apa rasanya jika seorang co-ass dipanggil “sus” oleh pasien? Padahal jelas di name tag para co-ass ada tulisan DOKTER MUDA!

Atau malah marah? Yang tadinya mau memeriksa tanda vital pasien malah tidak jadi. Yang tadinya mau berbincang dan memberikan edukasi untuk pasien dan keluarganya, eh malah manyun dan ngeloyor pergi sambil berucap dalam hati:

Gatau apa, gue ini calon dokter! Bukan suster! Emang gue kue sus..”

Yang pasti tidak sedikit co ass yang merasa kesal jika dipanggil sus. Kenapa yah? Apa secara tak sadar menunjukkan bahwa ada perasaan “lebih tinggi” kedudukannya daripada suster?

Padahal jika berbicara soal pengalaman, jelasco-ass kalah dengan para suster yang sudah bertahun-tahun bahkan berpuluh tahun bekerja di RS.

“tidak akan masuk surga bagi orang2 yang memiliki perasaan sombong sebesar dzarah pun”

Nikmati ajalah dipanggil “sus”,nanti jika sudah lulus dan memakai jas dokter tidak akan ada yang salah panggil lagi. Itulah kesimpulan para co-ass.

Sebenarnya, ada perbedaan kapan para co-ass dipanggil “sus” dan kapan dipanggil “dok”. Semua itu (ternyata) kembali kepada diri co-ass masing-masing. Tergantung mereka, mau menempatkan diri sebagai dokter sang pasien atau hanya sebagai “pelaku pekerjaan layaknya suster”.

pasien memanggil “dok” ketika sang co-ass menempatkan dirinya sebagai dokter. Artinya, ia dapat melakukan pemeriksaan dengan lege artis, pede dan tidak grogi. Selain itu coass tsb juga dapat memberikan informasi yg berguna utk pasien, dapat menjawab keluhan-keluhan pasien dan perhatian layaknya dokter yang bertangggung jawab thd pasien tersebut.

Memang para co-ass dibeirkan tugas untuk follow up alias memeriksa tanda vital (tekanan darah, nadi, pernapasan dan suhu –> yang katanya “suster like” job). Tapi cobalah tempatkan dirimu sebagai dokter mereka dan mereka sabagai pasienmu..bukan hanya sebagai “tugas follow up”.
Rasakan bedanya!

Dokter atau dukun

Filed under: Uncategorized — dokterqyu @ 10:45 pm

Fenomena menarik tentang maraknya pengobatan alternatif di Indonesia memang tak bisa dipungkiri. Tapi sebagai seorang dokter yang “dibiasakan” berpikir logis kami menganggap semua itu adalah hal yang sama sekali tidak masuk akal.

Pada dasarnya kita harus percaya bahwa kesembuhan itu datang hanyalah dari Allah. Dan kesembuhan bukan hanya datang dari ilmu kedokteran saja. Begitu luasnya ilmu Allah, dan sebagai manusia kita mungkin baru dapat memahami sebagian kecil dari ilmuNya Yang Maha Luas. Hanya selama ini ilmu yang dianggap logis, masuk akal ya ilmu kedokteran.

Namun Kita tidak bisa menutup mata akan “bukti empiris” banyak orang yang sembuh dengan pengobatan alternatif. Memang, pengobatan seperti itu tidak diakui dalam ilmu kedokteran karena dianggap tidak ilmiah dan tidak ada teori yang bisa menjelaskan mengapa hal itu terjadi. Selama ini para dokter digiring untuk selalu berpikir logis,yang bisa diterima teorinya,apalagi tidak sedikit pasien yang justru tambah parah penyakitnya dengan berbagai pengobatan tradisonal.

Kesembuhan datangnya hanya dari Allah, bahkan pengobatan cara Rasul seperti bekam pun belum diakui didunia kedokteran. Itu menunjukkan bahwa emang ilmu kedokteran masih terlalu jauh untuk menjangkaunya. Karena apapun yang disampaikan Rasul adalah PASTI KEBENARANNYA.

Mungkin ilmu kedokteran yang para dokter dapatkan di kuliah selama ini adalah salah satu cabang dari ilmu pengobatan yang sebenarnya. Di dunia barat pun tidak sedikit dokter yang beralih ke pengobatan timur (chinesse medicine)

Di Indonesia, tidak sedikit dokter yang dalam prakteknya juga melakukan pengobatan alternatif…

tapi malah seringnya mereka dicap sebagai TEKUN…dokter dukun

Anak itu pun pergi untuk selamanya…

Filed under: Uncategorized — dokterqyu @ 10:43 pm

1 Ramadhan 1428 H

Tidak akan dapat saya lupakan….

Saya danseorang temen yang sedang stase di sub bag GIZI ANAK datang lebih pagi. Karena kita harus menimbang dan mengukur para pasien di bangsal anak. Ada pasien kwashiorkor/gizi buruk yang ~alhamdulillah~ udah semakin membaik kondisinya juga ada pasien febris/demam.. dan banyak lagi.

 Lalu tiba-tiba, seorang residen tergopoh-gopoh disusul suara tangisan yang cukup keras…

Ternyata..

Di tempat tidur itu….

Seorang anak kecil berumur 4 tahun telah meninggal dunia…

Ia pasien ALL, ya..leukimia…

Saya sudah puluhan kali melihat kematian….

Dan saya juga tidak pernah menangis karena kematian pasien yang disaksikan di depan mata saya..

Kami, saya dan teman-teman kadang hanya bagai memainkan sebuah GAME yang hanya mengeluh nafas panjang jika dilayar muncul tulisan GAME OVER…

Begitu juga yang saya rasakan selama melihat kematian!!!

Menarik nafas panjang…. dan seakan berkata “yah….meninggal deh…”

Lalu kembali beraktifitas seperti biasa…..

bahkan bisa langsung bercanda seperti anak kecil yang lupa akan permainan GAME OVERnya tadi….

 
Astaghfirullahal’adzim….

Semudah itukah?

Semudah itukah seorang dokter memaknai kematian???

 
Tapi pagi ini….

Aku tidak sanggup

Aku tidak sanggup menahan titik yang keluar dari mataku…

Ya…

Aku menangis…

Aku manangis melihat kematian seorang anak kecil….

 Aku tak tahu mengapa…

Apa karena ini pertama kalinya melihat kematian seorang anak?

Ataukah aku tak setegar dulu?

Dokter sakit

Filed under: Uncategorized — dokterqyu @ 10:41 pm

Seorang teman harus masuk UGD karena chest pain yang dideritanya…

Pelan-pelan ia berkata kepada kami semua, teman-temannya, yang kebetulan sedang bertugas jaga UGD

 

“ya Allah…..(terdiam) Teman-teman…tolong dimaafin ya kalau aku punya salah…”

 

“psst, kamu tenangin diri dulu..jangan mikir yg nggak-nggak ya…”

Kami berusaha menenangkan dirinya walaupun mata ini sudah mulai berkaca-kaca. Selama ini kami biasa meng-EKG dan memeriksa tanda vital pasien. Tapi tidak pernah berpikir bagaimana jika pasien itu adalah TEMAN DEKAT kami sendiri. Berbagai bayangan kemungkinan penyakit yang ia derita muncul satu persatu membuat hati semakin khawatir (tidak enaknya menjadi orang yg tahu tentang penyakit)

“kok aku palpitasi banget ya….mulut ku kering, aku kayaknya dehidrasi padahal tadi banyak minum”

“tekanan darahku berapa?”

“kok aku lemes banget ya… kayak hipoglikemi padahal kan udah makan”

aku mau oksigen dong”

“pastti something wrong dengan jantungku”"

Pertanyaan-pertanyaan retorika yang keluar dari mulut teman saya itu membuat kita semua tambah khawatir… pertama khawatir pikirannya bisa membuat kondisinya semakin drop dan juga khawatir memang “ada apa-apa” dengan semua gejala yang ia alami

“udah, kamu tenangin diri ya….kita periksa dulu. Insya Allah gapapa…..” lagi-lagi kami berusaha menenangkannya.

Maafin aku ya teman-teman…” ia mengulami kalimat yg sama

“MVP, Insya Allah gapapa, kamu istirahat tenangin diri. Besok kita echo biar lbh jelas. Tidak di rawat inap juga tidak apa-apa dek”Jelas dokter interna setelah membaca hasil EKG

Tentu aja penjelasan dokter membuat kita semua lebih tenang….

“sabar ya, orang sakit itu dosanya digugurkan seperti daun di musim gugur. Jangan banyak pikiran aneh-aneh lagi, kamu ga knapa2 kok” kami berusaha menenangkan dirinya lagi.

Sakit bisa mengenai siapa saja. Co ass, perawat, bahkan dokter…

Karena mereka juga manusia…….

Besok paginya….

“Pak, gimana pisang sale nya?”

Kata saya pada seorang residen yang pernah memesan pisang sale sewaktu tahu saya orang aceh.

“lho, saya kok belum terima ya?”

sudah saya titip pak, sama pak H buat residen-residen lainnya juga. Kan pada mesan. Tapi waktu itu bapak belum masuk”

“o gitu, ntar saya tanyain deh. Makasi ya dek”

“bapak yg sehat ya, jgn makan yg aneh2 lagi “

kata saya pada si bapak yang baru saja di operasi karena penyakit jantung yang dideritanya.

“makasi ya dek…..”

Raut mukanya tampak berbeda dgn ucapan “makasi ya dek” atas pisang sale.

Sangat terlihat ia begitu terharu..saya sampai agak kaget juga, bapak satu ini bukan tipe orang yang gampang terharu begitu.

Subhanallah, orang yang sedang sakit itu memang Diberikan hati yang lebih lembut….

 

*MVP= mitral valve prolaps

December 8, 2007

Islamic medicine magazine

Filed under: Uncategorized — dokterqyu @ 8:24 am

Islamic Medicine atau Kedokteran Islam adalah ilmu kedokteran yang mempunyai dasar paradigma, konsep, nilai-nilai dan prosedur yang sesuai atau tidak bertentangan dengan Al-Quran dan As-Sunnah.Kedokteran Islam tidak terbatas pada ilmu kedokteran yang hanya dilakukan di zaman kejayaan Islam di masa lampau. Sebagaimana Islam, agama yang universal, maka Kedokteran Islam pun bersifat universal, menyeluruh, fleksibel dengan prosedur yang dapat berubah sesuai perkembangan zaman.

Mungkin saat ini di belahan dunia manapun (termasuk Indonesia sebagai penduduk muslim terbanyak seluruh dunia) banyak dokter-dokter muslim. Namun apakah dokter-dokter muslim tersebut telah menjalankan ilmunya
sebagai ilmu yang berlandaskan Islam?
wallahu’alam bishowwab.

Lewat bulletin ini kami berharap pengerahuan teman-teman mahasiswa muslim fakultas Kedokteran se-Indonesia
mengenai KEDOKTERAN ISLAM dapat ber tambah. Lewat ilmu kedokteran yang kita miliki, dengan pemahaman yang baik dari segi keilmuan maupun segi agama yang kita yakini, semoga nantinya dapat membawa
maslahat bagi orang banyak.
amiin ya Rabbal’alamiin…

Presented by: Departemen KKIA (Kajian Kedokteran Islam dan Advokasi)
Dewan Eksekutif Pusat FULDFK

-Forum Ukhuwah Lembaga Dakwah Fakultas Kedokteran-

silahkan di download :

slide2.jpg
I-Med magazine II


slide1.jpg
I-Med magazine I

edisi ketiga bisa di download disini

redaksi2.jpg

Next Page »

Blog at WordPress.com.