Jika dilihat lebih jeli, ternyata stressor yg dapat menyebabkan seseorang terkena gangguan psikiatri adalah hal-hal yang telah diperingatkan dalam Islam. Seseorang yang mengalami waham kebesaran (suatu pikiran yang tidak dapat diubah bahwa dirinya mempunyai kehebatan yang tak dapat ditandingi oleh siapa pun. Ex: merasa paling cantik sedunia, merasa paling kaya sedunia, dll) memang ternyata punya riwayat yang berkaitan dengan waham yang timbul. Misalnya sebelumnya pasien terebut adalah orang yang secara ekonomi sangat kekurangan dan dikejar-kejar hutang sehingga mengalami gangguan jiwa, atau seseorang yg ingin jadi artis tapi tidak berhasil.
Kesemua waham itu menggambarkan adanya keinginan yang tertekan (waham kebesaran), rasa rendah diri (waham rendah diri), rasa bersalah (waham berdosa), dan tidak adanya perlindungan (waham dikejar). Adapun waham cemburu dapat diakibatkan oleh perasaan tidak tenang terus menerus karena prasangka yang begitu besar.
Perilaku obsesis-kompulsif juga dapat diakibatkan oleh perasaan yang tidak tenang karena suatu hal yg sebenarnya tidak “seberat” seperti yang dipikirkan, misalnya seorang pasien mula-mula mempunyai gejala obsesif kompulsif dalam belajar, ia merasa tidak tenang jika belum bisa menghapal plek satu buku (sampai-sampai hal-hal tidak penting juga dihapal) karena sangat takut jika mendapet nilai jelek. Juga ada perilaku obsesif-kompulsif yang menyebabkan seseorang berwudhu berkali-kali karena merasa wudhunya belum sempurna.
Jika konsep ikhtiar dijalankan dengan baik,sebenarnya seseorang tidak perlu merasa cemas dengan segala hal dalam kehidupannya, karena yang Allah nilai adalah proses atau usahanya, tentang bagaimana hasil atau diterima/tidaknya ibadah adalah urusan Allah.
Tawadhu’ (rendah hati), Qanaah (merasa cukup dengan rizki Allah), rasa syukur, husnudzon (prasangka baik), sabar, dan banyak sifat yang disebutkan dalam Al Quran jika diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, Insya Allah seorang manusia tidak akan mengalami gangguan-gangguan kejiwaan.
Subhanallah, Al-Quran adalah Asy-syifa, obat dari penyakit-penyakit jiwa pada manusia… tapi sayang sebagian besar manusia tak menyadarinya…
Wallahu a’lam bishshowab
