muslim doctor’s site

February 9, 2008

Pasien bertato itu…

Filed under: Uncategorized — dokterqyu @ 2:33 pm

“melaporkan pasien dengan gross hematuri et causa suspek carcinoma buli” seorang residen melaporkan status pasien saat visite (kunjungan dokter). Dokter spesialis urologi menanyakan kepada residen beberapa hal penting terkait kondisi umum, hasil laboratorium dan pemeriksaan penunjang lainnya. Tepat disamping tempat tidur pasien, kami, para ko-ass; residen; dan dokter spesialis menbahas hal-hal terkait diagnosis, terapi dan prognosis sang pasien. Hal-hal yang oleh pasien sendiri tak mengerti “bahasa planet” apa yang kami ucapkan.

bagaimana keadaannya hari ini, pak?”

“baik…tapi kok ya belum sembuh-sembuh ya pak…?” pasien dengan badan penuh tato itu mengeluh pendek..

:”yang sabar ya pak, pengobatannya memang tidak bisa langsung sembuh…”

“dek, ini pasienmu tho…? Nanti diedukasi ya” bisik seorang residen, menandakan aku harus mengedukasi pasien ini nanti terkait penyakitnya. Karena memang visite dokter spesialis tidak dapat meluangkan waktu yang cukup banyak untuk mengedukasi pasien secara menyeluruh. Ada banyak pasien, dan banyak program operasi yang harus dilakukan hari ini.

 “pak, bapak sudah tau penyakitnya apa?” tanyaku pada si bapak bertato setelah kegiatan visite selesai.

katanya tumor ya mbak?” tanyanya pilu. Gurat kesedihan tampak bertumpuk dengan keningnya yang berkerut berlipat.

Aku berusaha menjelaskan sebisaku, menunjukkan hasil USG, menjelaskan dengan bahasa semudah mungkin mengenai gambaran hiperekoik berwarna putih di kandung kemihnya. Hasil pemeriksaan sitologi urin untuk melihat sel tumor belum keluar hasilnya. Artinya kami -para dokter- harus menunggu hasil laboratorium tersebut untuk kemudian memutuskan terapi apa yang akan dilakukan.

mbak, nanti kalo saya di operasi. Mbak ikut?”

“ya mungkin, kalau memang saya masih di bagian urologi” kataku dengan penuh ketidakpastian, karena toh aku cuma seminggu di sub bagian ini.

mbak tolongin saya, saya pengen sembuh”

“pak..yang menyembuhkan itu Allah. Kami hanya berusaha membantu sebisa kami. Bapak juga harus banyak berdoa sama Allah” kataku yakin bahwa si bapak adalah muslim setelah sebelumnya mengecek status di rekam mediknya.

ya mbak, saya selalu minta sama Allah. Diberi kesembuhan, anak saya masih kecil.. saya ingin melihat dia menjadi anak yang sholeh” kata si bapak sambil menggaruk lengannya yang penuh tato…

Hmm, sangat kontras pikirku…

Tapi, tak berhak jika kita menilai seseorang hanya dari luar saja. Hanya dari tato nya saja. Allah lah yang Maha Mengetahui tentang hati dan keimanan seseorang..

Untuk bapak bertato itu…

Perlahan doa tadi ku amin-i…. dan aku percaya, para malaikat yang ada di sekitar kami pun memajatkan doa yang sama….

Doa seorang pria bertato yang (telah) lembut hatinya, mungkin dilembutkan oleh penyakit yang dideritanya…

No Comments Yet »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment

Blog at WordPress.com.