muslim doctor’s site

May 19, 2008

Cinta yang mengerikan

Filed under: Uncategorized — dokterqyu @ 10:15 am

Dong..dong..dong…

Seperti ada gong besar di hadapanku

Besar…

Dan berisik..

Dong..dong..dong…

Seakan mengejek diriku…

hidupku..

Perasaanku…

Dong..dong…dong…

Pusing!

Jenuh!

Lelah!…

Terlalu lelah

Untuk dapat memahami CINTA…

Aku menjadi takut,

Terlalu takut ketika menyadari kekuatan yang dapat dilahirkan dari sebuah rasa yang bernama CINTA.

“semua ini karena aku mencintainya…kumohon mengertilah.” kau berkata begitu

Tapi aku tak bisa, aku tak bisa mengerti mengapa cinta bisa membuatmu terlalu pasrah, sahabat. Terlalu pasrah untuk disakiti. Terlalu pasrah untuk dapat melawan ketidak adilan. Dan terlalu pasrah untuk dikhianati. Dikhianati oleh cinta yang kau agung-agungkan itu.

Lalu apakah itu yang kau sebut cinta?

Aku tak mengerti……….

Sungguh tak dapat mengerti…

“aku hanya ingin membuatnya bahagia” sahabat yang lain berucap sendu

Kebahagiaan macam apa itu? Aku menggugat resah. Kebahagiaan yang deminya kau rela mengorbankan kebahagiaanmu sendiri? Bahkan bukan hanya kebahagiaan milikmu, tapi milik orang lain, milik keluargamu dan milik sahabat-sahabatmu….?

Apa lagi yang ingin kau korbankan? Jangan katakan kau rela mengorbankan cinta kepada-Nya hanya karena ingin membuatnya bahagia! Kumohon jangan katakan itu…

hatiku teriris….

Perih…

“aku ingin berhenti, tapi aku tak bisa…”

Entah kenapa, seakan ada kekuatan yang begitu besar menarikmu ke dalam pusaran cinta itu, sahabat…..

Oh, Allah…. kekuatan itu begitu mengerikan!!!

yang bisa menarik sahabat-sahabatku dari pusaran cinta-Mu

“karena aku tak ingin kehilangan cinta” seorang ibu berbisik pasrah dengan mata yang basah. Ia telah begitu pasrahnya menerima siksaan dari sang suami hanya karena ingin keluarganya tetap utuh. Hanya karena ingin anak-anaknya tetap bisa bersekolah, tanpa ada tanggungan malu jika orangtuanya bercerai.

Oh, Allah… kekuatan apa itu?

Kekuatan yang telah menjadikan ia begitu kuat menanggung beban di bahunya yang ringkih..

Kekuatan yang menjadikan tangan itu tetap kokoh menggandeng anaknya dengan lembut..

Walau bahu itu telah remuk dipukuli sang suami

Walau tangan itu telah tersulut api rokok ayah dari anak-anaknya sendiri…..

semua itu membuatku semakin takut….

ketakutan yang membuatku ingin berlari…

berlari hanya ke dalam pusaran cinta-Mu

tidak yang lain

aku ingin menggugat cinta!

Cinta yang seharusnya membuat dunia ini indah

Cinta yang seharusnya membuat hidup ini manis

Namun mengapa ia menyakiti?

Menyakiti cintaMu?

Mengkhianati kasihMu?

memang, aku tahu

orang-orang bijak bilang

cinta adalah anugerah yang indah,

terlalu indah untuk dirasakan

sekaligus terlalu rumit untuk dimengerti

terlalu lembut di kalbu

sekaligus terlalu kuat menancap di hati

tapi, aku lagi-lagi tak dapat mengerti….

lalu cinta pun semakin membuatku resah…

apa ini yang bergejolak semakin dahsyat?

Sesuatu dihatiku

yang tak kutahu apa itu…

Sesuatu yang begitu kuat,

Tapi aku tak mengerti…

Mengapa…
untuk apa…

kepada siapa??

Aku terlalu takut…

Dan resah….

Dan…

Dalam mimpiku,

cinta berusaha menjawab resahku….

Tahukah?

Sayap tak akan pernah utuh bila tak berpasangan..

Sayap tak akan dapat terbang bila ia bersendirian..

Hati tak akan pernah kokoh bila ia patah

Hati tak akan murni bila tak ada embun yang membasahi

Dan..

Hatimu bersayap

Ia ingin kokoh,

Ia tak ingin patah

Ia ingin selalu murni ruhnya

Untuk menjaga hati yang murni,

Hati yang kokoh dan tak pernah patah..

Ia mencari sepasang sayapnya yang belum lengkap…

Sepasang sayap yang bernama:

cinta….

Aku terbangun,

Tertegun..

Mencerna kata yang cinta ucapkan padaku….

Aku pun tersadar,

Bahkan cinta telah tumbuh dalam hatiku,

tanpa aku sadari dan tanpa aku minta

Entah mengapa…
untuk apa…

Dan kepada siapa??

Lalu, kembali cinta berkata dalam mimpi….

kaukah disana?

Yang berikanku berjuta inspirasi

Mengirimkan kekuatan yang lembut

Kelembutan yang melahirkan kekuatan…

Kaukah disana?

Kaukah itu..?

Kaukah yang bernama cinta?

Entah mengapa,

Entah siapa,

Entah dimana…..

Sahabat…

Akhirnya aku mengerti

Cinta adalah rasa

fitrah sederhana dalam diri manusia,
dapat diraba dan dirasa oleh siapa saja,

Oleh siapa saja yang hatinya dipenuhi cinta.

Memang tak perlu kerumitan untuk dapat memahami dan merasakannya

Karena cinta tak akan pernah cukup untuk dirangkum dalam kata

Kerumitan cinta,

Keindahan cinta,

Kelembutan cinta, dan

Kekuatan cinta

Adalah fitrah terindah dalam diri manusia

Tak ada yang salah dengan cinta

bila engkau tak mendua,

cinta tertinggi yang tak boleh lekang

satu rindu yang tak boleh lepas

satu cinta yang tak boleh terlampaui

mencintaiMu, Ya Rabb..

utuh untukMu semata

lalu…

di sore itu,

Saat awan berwarna abu-abu menggantung indah, Tersenyum pilu di atas sana…

Kau ketuk pintuku,

Tanpa banyak kata, Sinar matamu telah berucap sendu

Tertatih, perlahan, Memelukku dengan isak tangis tertahan….

Cinta itukah yang telah menyakiti? Cinta itukah yang membuat jiwa ini rapuh?”

Matamu bertanya dalam sepi.

Tidak, sahabat..

Cintalah yang membuat dirimu kuat, Sekuat karang…

Namun sekaligus membuat hatimu lembut, Selembut awan….

Ia begitu indah…

Begitu indah tuk menyatukannya dalam kekuatan yang lembut…

Dalam kelembutan yang melahirkan kekuatan…

Lalu, mengapa ia menyakiti?

Ia tidak menyakiti, namun terkadang kitalah yang menyakiti cinta…

Maksudmu?

Cinta pada Sang Pemilik cinta…

Terkadang kitalah yang telah mengingkarinya…

Sahabat….

Tak perlu terseok tuk temukan sekerat cinta

Tanyalah pada Sang Pemilik hati, Penggenggam cinta di setiap jiwa

Semailah cintamu, Untuk-Nya semata

Maka kau akan temukan Percikan cinta-Nya

Dalam insan yang mencintamu…

Dan awan pun kembali tersenyum, Dalam langit yang cerah…

Pelangi tersenyum malu-malu

Dibalik titik hujan yang tersisa di sore itu…..

Lalu, Ingatkah sahabat?

Pernah di suatu malam, kau mengajakku duduk di teras lotengku

Kau tunjuk bintang-bintang itu

mengurai mimpi-mimpi kita dalam lukisan langit yang berkelap-kelip….

Tertawa…

Menangis…

Marah…

Sedih….

Bahagia…

Impian…

Cita….

Dan juga cinta…

Semua yang telah kita bagi bersama

Adalah episode kehidupan yang tak kan pernah terlupakan…

engkaulah episode terindah dalam hidupku

Dahulu, saat ini, dan selamanya…..

Dan,

tak pernah ada yang akan dapat mengakhiri segala kisah,

segala kisah yang sempat singgah dalam mimpi-mimpi kita…

mimpi masa depan yang indah,

bersiaplah menjemput mimpi!

bersiaplah tuk mengarungi langit dengan berjuta bintang baru

Tuk menjemput takdirnya yang terindah..

Indah, terlalu indah

Sahabat,

Mencintailah dengan sederhana

Rasakan Kekayaan cinta yang sederhana

Yang dapat mengalahkan “cinta luar biasa” yang diagungkan manusia

Cinta yang begitu sederhana

Sekaligus begitu kaya, yang hanya dapat dirasakan oleh hati,

dan ketawadhu’an cintalah yang membungkusnya dengan teramat sempurna,
menjadikannya terlihat begitu sederhana

namun mengadung kekayaan rasa yang sungguh luar biasa…

sahabatku, Pelangi dalam langitku, Bintang di malamku…

Ingin kutunjukkan cinta kepada mu….

Cinta yang tak akan pernah menyakiti

Tak akan pernah mengkhianati…

Karena aku begitu mencintaimu…

Cinta dari seorang sahabat

Cinta yang begitu sederhana….

aku ingin

aku ingin mencintaimu dengan sederhana :

dengan kata yang tak sempat diucapkan

kayu kepada api yang menjadikannya debu

aku ingin mencintaimu dengan sederhana :

dengan isyarat yang tak sempat disampaikan

awan kepada hujan yang menjadikannya tiada.

siramilah jiwa-jiwa yang merindu ini

Dengan hujan cintaMu

Yang tak pernah habis

Kepada kami, hati yang saling merindu

Karena cinta-Mu….

Teruntuk semua sahabatku yang tengah mencinta….

Jangan pernah mendustai cinta,

Cinta yang telah Ia tanamkan di hati kita…

Jangan pernah mengkhianati cinta,

Cinta yang telah Ia suburkan dalam kalbu kita…

Karena cinta itu hanya percikan dari cintaNya yang begitu besar..

Kepada kita..

Hamba yang begitu Ia cintai

Cinta yang lebih besar dari seluruh cinta yang ada di hati manusia

*with love…dokterqyu*

3 Comments »

  1. Cinta itulah indahnya nikmat yang satu ini, semoga yang Kuasa selalu mempertahankannya di hati ini.

    Comment by Aulia — May 21, 2008 @ 1:13 pm | Reply

  2. ooolalalal …. dukter ku ini seorang sastrawan rupanya, ia tak hanya sebagai dokter, ia juga seorang penulis, tak hanya resep yang ditulisnya, ia busa menulis artikel, opini, puisi, ungkapan isi hati, seandainya semua doketer bisa begini , alangkah bahagiannya dunia ini, dunia yang dipenuhi dengan dokter-dokter baik yang bisa mengungkapkan isi hati.

    Comment by mudabentara — July 22, 2008 @ 4:29 am | Reply

  3. ^_^
    segala puji hanyalah milik Allah SWT semata..

    Comment by dokterqyu — July 25, 2008 @ 6:49 am | Reply


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment

Blog at WordPress.com.